Empat Pilar Instrumen Perekat Bangsa

0
16

P1010475Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) terus digencarkan sosialisasinya oleh para anggota Fraksi Partai Gerindra di MPR-RI. Termasuk yang dilakukan Anggota MPR-RI dari Fraksi Partai Gerindra H. Moh. Nizar Zahro dengan menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kabupaten Sumenep, Selasa (6/3)

Nizar juga mengemukakan tentang perlunya merekatkan berbagai elemen bangsa dalam bingkai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Nasionalisme itu dibangun karena perlu di aplikasikan, dan harus menjadi pandangan hidup bangsa,” ujar Nizar.

Dalam kesempatan yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, Nizar juga menyampaikan bahwa Pancasila meru­pakan dasar negara tetapi juga sebagai falsafah dan ideologi pemersatu. Tanpa pancasila sebagai Ideologi pemersatu bangsa, maka akan muncul idiologi-ideologi lain yang akan bertentangan dengan panca­sila. Sementara UUD 1945, sebagai sumber hukum terti­nggi di Indonesia menjadi pedo­man dan norma hukum yang dijadikan sebagai sumber hu­kum bagi peraturan perun­dang-undangan yang berada dibawahnya.

“Saya menilai ternyata apatur di tingkat desa sepertinya perlu mendapatkan informasi tentang aspek ketatanegaraan, politik, pemerintahan, sosial ekonomi dan budaya serta Hak Azasi Manusi yang ada dalam UUD 1945,” jelasnya.

Oleh karenanya, lanjut Nizar, dia berharap agar anggota-anggota MPR lainnya melakukan hal sama kepada aparatur pemerintah tingkat di Desa karena mereka yang sehari-hari berhadapan dengan masyarakat, paling tidak mereka memberikan pemahaman bahwa pasca amandemen bahwa terjadi perubahan baik dalam Aturan HAM, penegakan Hukum, Pemberantas Korupsi, nepotisme dan Kolusi dan yang paling penting adalah masyarakat memahami tentang hak-haknya sebagai warga negara. (eko)

LEAVE A REPLY