Elite PPP Hijrah ke PBB

0
58
Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani
Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani

Jakarta, Nawacita -Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani mengaku tidak terkejut dengan langkah sejumlah elite PPP yang hijrah ke Partai Bulan Bintang (PBB).

“PPP hormati hak setiap orang untuk pindah partai, termasuk orang-orang yang sebelumnya merupakan kader PPP,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (17/04/2018).

“Kami yang di PPP memandang kepindahan mereka yang pernah jadi kader PPP adalah bukan hal yang luar biasa, karena hal yang sama juga terjadi pada banyak partai politik lainnya,” tambahnya.

Menurut Arsul, alasan yang dilontarkan masa PPP Khittah terlalu mengada-ada dan hanya untuk menarik simpati masyarakat.

“Mereka kan politisi, jadi kalau melakukan move kan perlu alasan yang diperkirakan akan menarik perhatian,” tutur dia.

Menurut dia, pemilih PPP tidak akan mudah bisa dibawa-bawa ke parpol lain.

“Meski bisa jadi mereka tidak setuju dengan suatu kebijakan DPP, tapi jangan bermimpi terus mereka akan meninggalkan PPP, apalagi ke partai yang juga belum jelas prospeknya akan lolos ambang batas parlemen (parliamentary threshold) atau tidak,” tandasnya.

Sebelumnya, mantan Sekretaris Majelis Pakar PPP Ahmad Yani yang memutuskan bergabung dengan PBB mengatakan, baik PPP kubu Romahurmuziy maupun kubu Djan Faridz sama-sama telah melenceng dari khittah perjuangan.

Ahmad Yani menjelaskan, khittah perjuangan PPP itu adalah menjalankan visi untuk memperjuangkan Indonesia dan umat Islam. Sementara kebijakan PPP kubu Romi maupun Djan sama-sama jauh dari nilai-nilai yang tertuang dalam prinsip tersebut.

“PPP saat ini membela Ahok dan sepakat dengan Perppu Ormas untuk membubarkan HTI, itu jauh dari prinsip PPP khittah,” bebernya di Hotel Century, Jakarta, Senin (16/4/2018).

trpg

LEAVE A REPLY