Dua Kadis Pemprov Jatim Ditetapkan KPK sebagai Tersangka Suap

0
181

JAKARTA, Nawacita.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan tersangka terkait pengembangan kasus dugaan suap pelaksanaan Perda dan penggunaan anggaran di Pemprov Jawa Timur (Jatim) tahun anggaran 2016-2017. Tersangka baru tersebut yakni dua Kepala Dinas (Kadis) di Pemprov Jatim.

Dua Kadis Pemprov Jatim yang terjerat kasus suap pelaksanaan Perda dan penggunaan anggaran di Pemprov Jawa Timur (Jatim) tahun anggaran 2016-2017, yakni, Mochammad Ardi Prasetiawan selaku Kadis Perindustrian dan Perdagangan Jatim dan M. Samsul Arifien selaku Kadis Perkebunan Jatim.

“Dalam pengembangan penanganan perkara tersebut KPK menemukan bukti permulaan yang cukup dan menetapkan dua orang sebagai tersangka,” kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang saat menggelar jumpa pers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (6/7/2018).

Keduanya yang merupakan mitra kerja Komisi B DPRD Provinsi Jatim diduga telah memberikan ‎suap yang berkaitan dengan fungsi pengawasan dan pemantauan oleh DPRD Provinsi Jatim terhadap pelaksanaan Perda dan penggunaan anggaran.

Atas perbuatannya itu, kedua tersangka dijerat Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Diketahui sebelumnya, KPK telah menetapkan tujuh tersangka terkait kasus ini. Ketujuh tersangka tersebut yakni, Mochammad Basuki selaku Ketua Komisi B DPRD Jatim, Rahman Agung dan Muhammad Santoso selaku staf DPRD Jatim, Moh Kabil Mubarak selaku anggota DPRD Jatim.

Kemudian, Bambang Heriyanto selaku Kepala Dinas Pertanian Jatim, Anang Basuki Rahmat selaku PNS Dinas Pertanian Jatim, dan Rohayati selaku Kepala Dinas Peternakan Jatim. “Ketujuh tersangka tersebut telah divonis Pengadilan Tipikor Surabaya,” ujar Saut.

Oke

LEAVE A REPLY