Dirut PT SBN Didakwa Suap Dua Wali Kota Kendari

0
49
Wali kota kendari dan cagub sultra resmi kenakan rompi tahanan kpk
Wali kota kendari dan cagub sultra resmi kenakan rompi tahanan kpk

Nawacita – Direktur Utama PT Sarana Bangun Nusantara (PT SBN), Hasmun Hamzah, didakwa menyuap dua Wali Kota Kendari sebesar Rp6,7 miliar. Dua Wali Kota Kendari tersebut adalah Wali Kota periode 2012-2017 yakni Asrun dan Wali Kota Kendari periode 2017-2022, Adriatma Dwi Putra.

“Memberi atau menjanjikan sesuatu, yaitu memberi uang sebesar Rp4 miliar dan Rp2.798.300.000 kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara,” kata Jaksa penuntut pada KPK, Kiki Ahmad Yani, saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (23/5/2018).

Menurut Jaksa Kiki, uang suap tersebut diberikan kepada dua Wali Kota Kendari agar perusahaa‎n Hasmun Hamzah dimenangkan dalam lelang pekerjaan multiyears pembangunan kantor DPRD Kota Kendari tahun 2014-2017. Juga agar Wali Kota memenangkan perusahaan Hasmun dalam lelang pembangunan Tambat Labuh Zona III Taman Wisata Teluk (TWT) Ujung Kendari Beach Tahun 2014-2017.

Selain itu, Hasmun menyuap Adriatma agar PT SBN menang dalam lelalang pekerjaan multiyears pembangunan Jalan Bungkutoko, Kendari New Port tahun 2018-2020 serta untuk mempermudah pengerjaan proyek yang dilaksanakan perusahaan milik terdakwa.

“Dengan maksud supaya pegawai negeri atau penyelenggara negara tersebut berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya,” terang Kiki.

Atas perbuatannya, Hasmun didakwa melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 huruf b Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 65 Ayat (1) KUHP.

oke

 

LEAVE A REPLY