Di Acara Zumba Peduli, Menteri Rini Minta BUMN Bersinergi Perkuat Ekonomi Negara

0
92
Menteri BUMN Rini M. Soemarno
Menteri BUMN Rini M. Soemarno

JAKARTA, Nawacita – Menteri BUMN Rini M. Soemarno mengikuti Zumba Peduli dalam rangkaian kegiatan HUT BUMN Bersama dan HUT Ke-20 Kementerian BUMN di Lapangan Aldiron, Jakarta, Minggu (1/4/2018).

Kegiatan yang juga merupakan puncak acara HUT Ke-117 PT Pegadaian (Persero) ini juga diikuti oleh lebih dari 6.000 peserta yang berasal dari seluruh karyawan Pegadaian, seluruh Direktur Utama BUMN dan anak perusahaan eks BUMN, Direksi 24 BUMN yang berulang tahun di bulan Maret-April serta para pejabat dan karyawan Kementerian BUMN.

Dalam kesempatan ini, PT Pegadaian (Persero) Tbk menyambut hari jadi ke-117 dengan meluncurkan Pegadaian Digital Service (PDS). Peluncuran aplikasi digital PDS, dinilai untuk mempermudah layanan dan gadai tanpa bunga untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah dan membutuhkan dana kecil termasuk mahasiswa.

Dalam sambutannya, Menteri Rini menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh manajemen dan karyawan pegadaian yang bisa membawa instansi ini berumur panjang dan bisa bertransformasi menjadi perusahaan digital.

“117 itu umur yang cukup panjang. Saya sampaikan kepada para direktur utama (BUMN), bahwa pemimpin BUMN ini harus berpikir bagaimana mengembangkan usahanya mengikuti zaman,” ujar Rini di Jakarta, Minggu (1/4/2018).

Dia meminta, agar para pengelola BUMN sadar akan keberadaan era digital dan dapat betul-betul melakukan reformasi secara digitalisasi.

Kementerian BUMN sendiri pada April ini akan merayakan hari lahirnya yang ke-21 tahun. Menanggapi itu, Menteri Rini meminta perusahaan-perusahaan berstatus BUMN untuk terus bersinergi dan memperkuat ekonomi negara.

“Kita tunjukkan, bahwa di Ultah ke 21 ini tidak ada BUMN yang rugi, dan pelayanan kepada masayrakat harus prima. Jangan lupa juga, BUMN ini milik bangsa, dan harus hadir bersama untuk negeri,” katanya.

Selanjutnya, Rini juga mengingatkan para Direktur BUMN sebagai satu keluarga untuk terus meningkatkan sinergi BUMN.

Dia mengatakan, keluarga BUMN harus bisa bersama-sama sehat dan sejahtera. Sinergi BUMN juga harus terus ditingkatkan.

“Kita sebagai satu keluarga bekerja bersama untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kedepannya diharapkan BUMN dan Kementerian BUMN dapat bersama-sama meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat,” katanya.

“Kebanggaan kami sebagai pemegang saham melihat kebersamaan para Dirut BUMN melakukan Zumba Peduli bersama. Sekali lagi, apresiasi saya di zaman now ini, pegadaian melakukan transformasi digital. Tidak mudah mengembangkan usaha dan aktivitas usaha yang good corporate governance,” ungkap Rini.

Hal ini, kata dia, dilakukan supaya BUMN bisa diwariskan sampai anak, cucu, dan cicit bangsa.

“Saya harapkan di tahun 2018, semua BUMN bisa untung dan keluarga besar BUMN bisa bahagia dan sejahtera bersama,” tutur Rini.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Sunarso mengatakan, kegiatan Zumba Peduli ini digelar untuk mengajak karyawan BUMN agar hidup sehat sekaligus untuk mendonasikan hasil kalori yang terbuang untuk masyarakat yang membutuhkan.

Total kalori yang dikeluarkan dari aktivitas Zumba Peduli ini dikonversikan dalam bentuk donasi senilai Rp 2,7 miliar.

Penyerahan donasi sebesar Rp500 juta dilakukan secara simbolis oleh Menteri Rini dan Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Sunarso untuk Komunitas BG/BJ guna membangun sarana dan prasarana pendidikan bagi anak-anak usia sekolah di Bantar Gebang.

Sisa donasi akan disumbangkan ke berbagai lembaga sosial di 59 lokasi di seluruh Indonesia.

Sunarso mengaku bersyukur atas capaian perusahaan plat merah yang dipimpinnya selama ini.

“Pada perayaan HUT Ke-117 Pegadaian ini, kami patut berbangga hati, di tahun 2017 Pegadaian mampu meraih aset sebesar Rp 48,7 triliun, yang berarti perusahaan mampu tumbuh sampai dengan 6 kali tanpa tambahan modal. Laba perusahaan mencapai Rp 2,5 triliun. Pada tahun 2017, perusahaan menyumbang pajak lebih dari Rp 1,6 triliun dan deviden lebih dari Rp 1,2 triliun,” kata Sunarso.

“Semoga wujud pegadaian hadir untuk negeri bisa membawa arti bagi masyarakat. Sebagai bentuk perluasan layanan pada masyarakat pula, di tahun 2018 ini Pegadaian bertransformasi digital untuk menambah 2 juta nasabah baru menuju total 11,5 juta nasabah. Target 6.000 agen Pegadaian, sampai dengan triwulan I tahun 2018 sudah mencapai separuhnya,” jelas Sunarso.

teropongsenayan

LEAVE A REPLY