BJ Habibie Jadi Pembicara di BPPT

0
43
Presiden ke-3 Republik Indonesia (RI) BJ Habibie
Presiden ke-3 Republik Indonesia (RI) BJ Habibie

Jakarta, Nawacita – Kesehatan Presiden ke-3 Republik Indonesia (RI) BJ Habibie berangsur baik setelah sempat menjalani perawatan di Jerman akibat mengalami kebocoran klep jantung di awal bulan Maret lalu.

Hal itu terlihat saat Habibie menjadi pembicara dalam dialog nasional yang digelar Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

“Saya baru pulang dari rumah sakit, saya minta jangan diganggu. Tapi acara ini penting saya harus datang maka saya datang,” kata Habibie di Gedung BPPT Jakarta, sebagaimana diberitakan Antara, Rabu (9/5).

Habibie yang mengenakan setelan jas berwarna krem dipapah dua orang paspampres saat menaiki tangga menuju podium ketika diminta maju untuk berbicara. Mantan Menteri Riset dan Teknologi itu pun bercerita soal perkembangan kesehatannya.

“Saya minta bantu naik tangga karena kalau yang sudah usia 82 tahun tidak dibantu bisa jatuh. Jalan biasa sudah bisa, asal jangan suruh lari,” kata Habibie yang disambut tawa.

Habibie yang merupakan politikus senior Partai Golkar dan pendiri Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) itu berbicara selama selama sekitar 40 menit tentang ilmu pengetahuan dan teknologi di depan para peserta dialog.

Meski baru pulih, Habibie mampu berbicara dalam logat khasnya dan dengan semangat dan menggebu-gebu.

Selain Habibie, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri juga menjadi pembicara dalam dialog nasional dengan tema Meningkatkan Inovasi Iptek Untuk Mendorong Industri Dalam Negeri Mewujudkan Ekonomi Pancasila.

Sebelumnya, pemilik 46 hak paten di bidang Aeronautika itu dilaporkan mengalami sesak saat kunjungan pribadinya ke Jerman pada 27 Februari 2018 lalu. Kemudian ia dibawa ke salah satu rumah sakit di Munich untuk dilakukan pertolongan.

Habibie sempat dilarikan ke klinik di Munchen, Jerman, Jumat, 2 Maret 2018. Habibie didiagnosis mengalami kebocoran klep jantung. Penyakit ini mirip dengan penyakit yang dialami almarhumah istrinya, Ainun Habibie.

Penyakit ini membuat air menumpuk di paru-paru Habibie sampai 1,5 liter. Akibatnya dia pun merasa kesulitan untuk bernapas. Efek lainnya adalah tekanan darah yang meningkat sampai 180mmHg.

Kondisi kesehatan Habibie semakin membaik setelah dilakukan pemasangan mitraclip untuk penanganan masalah jantung yang dialaminya.

cnn

 

 

 

LEAVE A REPLY