Bantah Mustofa, Susi Ferawati Dapat Gelang saat Umrah

0
63
Susi Ferawati Saat di Polda Metro Jaya
Susi Ferawati Saat di Polda Metro Jaya

Jakarta, Nawacita – Aktivis #DiaSibukKerja Susi Ferawati mengklaim gelang yang digunakan di ajang Car Free Day merupakan hadiah saat membeli souvenir di waktu umrah pada 21 Maret 2017 lalu.

Gelang yang digunakan oleh Fera, biasa dia dipanggil, menjadi perhatian aktivis Mustofa Nahrawardaya. Tanda pagar atau hashtag #gelangkode #gelangmisterius pun ramai di akun twitter Mustofa @NetizenTofa.

Mustofa menduga gelang itu merupakan identitas peserta aksi #DiaSibukKerja yang menjadi bagian dari operasi intelijen dalam merancang situasi gesekan di Car Free Day.

“Masya Allah itu gelang saya dapatkan waktu saya umroh tahun lalu, saya dapat dan dikasih sama pemilik toko di salah satu Masjid Nabawi,” kata Fera saat dihubungi, Kamis (3/5).

Fera mengatakan dirinya umrah pada 21 Maret 2017 lalu. Fera saat itu mendatangi sebuah toko souvenir bernama ‘Basma Kavan For Gifts’ untuk membeli parfum dan souvenir lainnya. Pemilik toko dengan nama Hasim lantas memberikan gelang tersebut secara cuma-cuma.

Hasim meminta supaya Fera selalu menggunakan gelang tersebut. Alasan Hasim memberikan gelang itu supaya Fera selalu ingat dengan Nabawi dan perjuangan ibadah umrah yang telah dilakukannya.

Sejak itulah, Fera mengatakan dirinya tidak pernah melepaskan gelang hadiah tersebut.

“Nah itu selalu saya pakai, jadi ke mana-mana selalu (saya pakai) kalau saya takut di jalan atau saya khawatir selalu saya pakai buat zikir,” tuturnya.

Fera meminta Mustofa untuk menggunakan logikanya ketika menyebutkan soal penggunaan gelang itu.

“Yang tahu makna dari barang itu kan kita masing-masing pribadi. Terus ngapain orang itu cari-cari makanya saya kalau mau ngomong sama tuh orang. Ih bapak ngapain sih cari-cari kejelekan saya saja, emang bapak enggak ada jeleknya?” ucapnya.

Fera mengaku tidak kenal dengan Mustofa. Dia bahkan bingung kenapa Mustofa menyatakan hal-hal yang menurut Fera telah menghina dirinya.

“Bilangin sama Mustofa, Ini bapak pesan dari Susi Ferawati ya sebelum bapak sebarkan fitnah ke media sosial dengan berita yang buruk buat saya lebih baik bapak klarifikasikan dulu, ketok pintu dulu sama saya, tanya dulu baik-baik, saya open minded kok,” kata Fera.

Fera mengklaim telah menjadi korban dugaan intimidasi yang yang dilakukan oleh sekelompok orang dengan kaos #2019GantiPresiden saat acara car free day. Saat itu Susi tengah berjalan bersama anaknya.

Kejadian itu pun berujung pada laporan polisi yang dibuatnya. Laporan tersebut diterima dengan nomor:LP/2374/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimum tanggal 30 April atas laporan perlindungan anak dan tindakan tidak menyenangkan disertai ancaman kekerasan dan pengeroyokan.

Laporan tersebut dilayangkan dengan jeratan Pasal 77 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan pasal 335 KUHP dan Pasal 170 KUHP. Meski demikian status terlapor masih penyelidikan.

Fera juga melaporkan pemilik akun Twitter @Netizentofa dengan Pasal 27 ayat 4 Juncto Pasal 45 ayat 4 Undang Undang RI Nomor 19 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Namun terlapor dalam laporan kepolisian yang dibuatnya masih berstatus penyelidikan.

cnn

 

 

 

LEAVE A REPLY