2018 BIMP-EAGA Strategic Planning Meeting: Titik Awal Pencapaian Visi BIMP EAGA Tahun 2025

0
46

Nawacita.co,12- 2018 Pertemuan Strategic Planning Meeting (SPM) Kerja Sama Ekonomi Sub Regional Brunei-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) akan berlangsung tanggal 11 – 14 Februari 2018 di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam. Pertemuan diawali dengan pertemuan tingkat Sekretariat Nasional (Seknas) dan Gugus Tugas yang dipimpin oleh Asdep Kerja Sama Ekonomi Regional Sub Regional, Kemenko Perekonomian, selaku Ketua Seknas BIMP-EAGA tahun 2018.

“Setelah kita sukses menyelenggarakan Pertemuan Tingkat Menteri BIMP-EAGA ke-21 pada awal Desember 2017 di Tarakan, Kalimantan Utara, maka saat ini adalah momen yang penting untuk menyusun rencana implementasi dari dokumen BIMP-EAGA Vision (BEV) 2025”, ucap Netty Muharni, Asdep Kerja Sama Ekonomi Regional dan Sub Regional, Kemenko Perekonomian dalam pembukaan SPM.  “Rencana implementasi ini akan dibagi dalam beberapa periode yaitu 2017-2019 (Rolling Pipeline I) dan juga target capaian di 2018 beserta rencana kerjanya”, tegas Netty lebih lanjut.

Pertemuan ini akan dibagi menjadi 8 klaster yaitu: Transportasi, Perdagangan & Investasi, Informasi Komunikasi & Teknologi, Pariwisata, Pertanian, Energi, Lingkungan dan Sosial Budaya.  Indonesia saat ini juga menjadi Ketua untuk klaster Transport dan ICT.  Dengan dilaksanakannya SPM diharapakan akan menjadi awal pencapaian Visi BIMP EAGA 2025 yaitu: Resilient, Inclusive, Sustainable and Economically competitive untuk mengurangi kesenjangan antar wilayah BIMP EAGA melalui pendekatan 3 (tiga) sektor utama yaitu pertanian, industri dan pariwisata berkelanjutan.

Lebih dari 200 delegasi dari negara anggota BIMP-EAGA yaitu Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Filipina hadir dalam pertemuan tersebut.  Delegasi Indonesia terdiri dari perwakilan masing-masing kementerian/lembaga yang menjadi penanggung jawab dari cluster/working groups termasuk perwakilan dari pemerintah daerah dan pengusaha (Kamar Dagang dan Industri).Dny

LEAVE A REPLY