Harga Beras di Cilegon Rp 13.000/Kg, di Atas HET

0
33
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Cilegon, Nawacita – Kenaikan harga beras baik medium maupun premium terjadi di Pasar Kranggot, Cilegon. Para pedagang menjual beras seharga Rp 13.000/kilogram.

Pedagang di pasar tersebut menjual beras di atas harga tertinggi eceran (HET) lantaran dari agen juga naik. Bahkan, pedagang justru tidak mengetahui adanya HET yang ditetapkan pemerintah.

“Enggak tahu ada harga eceran tertinggi. Dari agen turun ya turun, kalau dari agen naik ya naik,” kata salah seorang pedagang beras Andi (28) kepada detikcom, Selasa (9/1/2017).

“Tadinya Rp 280 yang biasa (medium), kalau yang premium tadinya 250, sekarang Rp 260.000 yang 20 kilo,” sambung Andi.

Sementara itu, Disperindag Kota Cilegon mengakui ada kenaikan harga beras di pasaran. Kenaikan itu memang di atas HET yang ditetapkan pemerintah.

“Ada kenaikan, (beras) medium yang naik. Yang premium juga naik di atas HET. HET-nya itu secara nasional Rp 12.800 untuk premium, yang medium Rp 9.450,” kata Kasi Pengendalian Harga Disperindag Kota Cilegon Ihsan Hasibuan saat dikonfirmasi terpisah.

Ihsan mengatakan, untuk beras medium, kenaikan berkisar antara Rp 11.000-Rp 13.000/kg. Untuk mengendalikan kenaikan itu, pihaknya akan menggelar operasi pasar. Ia berharap dengan adanya operasi pasar harga beras bisa kembali normal.

“Salah satunya kita adakan OP (operasi pasar),mudah-mudahan dengan adanya OP ini beras bisa turun,” ucapnya.

dtk

LEAVE A REPLY