KPK-Polri Bentuk Satgas Anti-Politik Uang Didukung Komisi II DPR

0
49
Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali
Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali

Jakarta, Nawacita – Polri bersama KPK segera membentuk Satgas Anti-politik Uang guna mewujudkan demokrasi yang bersih. Komisi II DPR yang membidangi Pemilu mendukung pembentukan satgas tersebut.

Dikatakan Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali, pembentukan Satgas Anti-politik Uang oleh Polri dan KPK sangatlah tepat untuk menghadapi Pilkada serentak 2018. Penilaian ini diberikan Amali lantaran dia menduga ada kerawanan di Pilkada mendatang.

“Maraknya politik uang, meningkatnya penggunaan isu SARA, perang di medsos yang akan memunculkan isu-isu hoax dan kampanye hitam serta fitnah yang akan bertebaran,” ujar Amali kepada wartawan, Kamis (4/1/2018).

“Khusus untuk politik uang, pasti akan marak karena dari 171 tempat Pilkada itu, ada daerah-daerah yang berpenduduk besar yang akan melakukan Pilkada,” imbuh Amali.

Amali mengaku, menyambut baik dan mendukung gagasan pembentukan Satgas Anti-politik Uang. Dengan adanya satgas ini, Amali berharap kecurangan pada Pilkada akibat politik uang dapat terminimalisir.

“Polri dan KPK dapat bekerjasama dengan penyelenggara Pemilu (KPU, Bawaslu, DKPP) untuk memaksimalkan peran Satgas yang terbentuk ini,” tutur politikus Golkar ini.

Rencana pembentukan satgas gabungan 2 lembaga ini dilontarkan oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Dia menyebut koordinasi telah dilakukan bersama Ketua KPK Agus Rahardjo selama beberapa pekan.

Hal itu dilakukan untuk merespons ongkos politik yang disebutnya tinggi dan bisa disalahgunakan untuk memanipulasi demokrasi.

dtk

LEAVE A REPLY