Awal 2018, Peta Politik Sumsel Masih Bisa Berubah

0
54

Palembang, Nawacita – Tahun baru 2018 menjadi tahun penentuan bagi beberapa pasang calon kepala daerah di beberapa Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan. Saat ini ada sembilan daerah termasuk Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), mulai mempersiapkan diri pada pesta demokrasi yang akan dilaksanakan secara serentak.

Pengamat Sosial dan Politik, Bagindo Togar menyampaikan, sampai dengan hari ini, Senin (1/1/18), peta politik di sembilan daerah di Sumsel masih dinamis. Khususnya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumsel.

“Saat ini baru Ishak Mekki yang secara terang-terangan menyatakan diri maju di Pilkada Sumsel, dan paling siap, baik itu dari persiapan Partai Politik dan lainnya. Hanya saja persoalannya pada siapa yang akan mendampingi,” sampainya.

Alumni Fakultas Ekonomi Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Sriwijaya ini mengatakan, meskipun calon-calon lain juga sudah menyatakan diri akan maju, namun hal itu masih sebatas lobi-lobi terhadap Partai Politik.

“Sampai tanggal 3 Januari 2018, kondisi politik calon yang akan maju pada Pilkada Sumsel masih dinamis. Kecuali Ishak Mekki,” ulasnya.

Bagindo melihat, setelah tanggal 3 Januari 2018, akan ada tiga pasang calon yang akam maju pada Pilkada Sumsel. Meskipun peluang untuk empat pasangan calon terbuka lebar.

“Secara pribadi saya lihat tiga calon. Tapi kemungkinan lain akan terjadi. Karena anomali politik itu masih kencang sampai tanggal 3 Januari,” imbuhnya.

Saat ini calon yang akan maju pada Pilkada Palembang, akam menjadi penentu siapa yang akan maju pada Pilkada Sumsel. Karena, suhu dan suasana politik di Ibu Kota Provinsi cukup berpengaruh.

“Palembang memiliki sekitar 1,3 juta Daftar Pemilih Tetap (DPT), yang kedua OKU Raya, Musi Banyuasin (Muba) dan Banyuasin terakhir Basema. Jadi akan terlihat diatas tanggal 3 Januari,” ulasnya.

Bagindo melihat, setiap calon sekarang sedang berusaha untuk melinierisasi antar daerah. Dengan komposisi linier antar daerah itu, maka akan memudahkan para calon untuk mendapat dukungan.

“Sekarang ini mereka belum dapat menentukan siapa pasangan calon yang akan digandeng. Dimana, mereka sedang mencari komposisi linierisasi, seperti ada yang mencari calonnya dari Komering dan Musi,” bebernya.

Saat ini ada tiga daerah yang menjadi penentu kemenangan satu calon. Ada Komering, Besemah dan Musi. Dan itu sudah jadi politik aliran Sumsel.

“Kita tunggu saja setelah tanggal 3 Januari. Selain karena adanya batasan waktu dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), calon di daerah juga jadi penentu,” tandasnya. rmol

LEAVE A REPLY