Khofifah Pernah Dilarang Gus Dur Jadi Anggota DPR, Ini Alasannya!

0
168
Khofifah Indar Parawansa dan Mahfud MD serta Rizal Ramli saat Haul 8 Gus Dur, di Tebu Ireng Jombang, (28/12).

 

Jombang, nawacita – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) H Mahfud MD punya cerita yang tak bisa dilupakan bersama Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa ketika zaman Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menjabat Dewan Syuro DPP PKB tahun 2003. Cerita itu, tadi malam diungkapkan ke publik saat pengajian Haul ke-8 Gus Dur disamping tempat peristirahatan terakhir Presiden k-4 Republik Indonesia ini di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang Jawa Timur.
Mahfud MD saat didaulat menyampaikan kenangan dan testimony saat bersama-sama Gus Dur ketika tahun 2003. Ketika itu bersamaan dengan pendaftaran pemilu sudah masuk ke tahapan penetapan calon legislatif anggota DPR RI. Kala itu, Mahfud MD menjadi wakil ketua umum PKB, Ketua Umumnya Alwi Shihab, sekjennya Saifullah Yusuf dan Ketua Lembaga Pemenangan Pemilunya Khofifah Indar Parawansa. “Empat orang ini yang sangat menentukan siapa-siapa yang akan jadi anggota DPR,” kata Mahfud, di depan ribuan jamaah yang hadir dalam pengajian Haul Gus Dur di Jombang itu, Kamis (28/12). Selain itu, sejumlah tokoh juga terlihat di acara tersebut. Yakni, Alissa Wahid (putri ketiga Gus Dur), KH Sholahudin Wahid (Adik Gus Dur), Lily Wahid (Adik Gus Dur), Khofifah Indar PArawansa (Menteri Sosial RI), Rizal Ramli (Mantan Menko era Presiden Gus Dur).

 

Lanjut Mahfud, ketika daftar nama-nama caleg sudah hampir selesai, ia lalu menyampaikan ke Gus Dur. “Gus ini calon-calon DPR kita untuk pemilu 2004,” ucap Mahfud kala itu.

Lalu Gus Dur ternyata tidak setuju nama-nama yang dicalonkan sebagai anggota DPR RI di pemilu 2004. “Ada empat orang, Gus Dur Bilang tidak setuju di PKB ini empat orang ini menjadi anggota DPR RI,” ucap mantan Menteri Pertahanan era PResiden Gus Dur ini.

 

Empat orang yang disebut Gus Dur tidak boleh maju caleg DPR itu adalah, Alwi Shibah, Mahfud MD, Khofifah Indar Parawansa dan AS Hikam. Mahfud pun bertanya apa alasannya? Karena sebagai politisi tentu tujuannya menjadi anggota dewan. Lalu Gus Dur memberikan alasannya yang cukup mengagetkan bagi Mahfud. Gus Dur mengatakan, karena DPR itu tempatnya orang bohong. Sedangkan kalian berempat ini tidak bisa bohong. “Tanya saja ke Mbak Khofifah, dia saksinya,” sahut Mahfud.

 

Kata Mahfud, Gus Dur mengatakan, Mahfud MD itu cocoknya nanti menjadi Ketua MA, kalau Khofifah, Alwi dan Hikam nanti menjadi Menteri. “Nanti kita urus ke Presiden yang terpilih di pilpres 2004,” ujar Mahfud menirukan ucapan Gus Dur.

 

Mahfud lalu bertanya lagi, kok nama-nama lainnya boleh jadi anggota DPR Gus? “Gus Dur menjawab, Sudah biarkan saja, nama-nama itu memang tukang bohong, cocok di DPR,” jelas Mahfud yang disambut tepuk tangan seluruh jamaah yang hadir.

 

 

 

Mahfud lalu menyimpulkan, bahwa Gus Dur sebagai seorang pemimpin itu orangnya lurus, tegas dan kritis. Oleh sebab itu, setelah gus Dur jatuh, dicari kesalahannya tidak pernah ada. “Gus Dur tidak mau main-main, dan selalu tegas lurus pada sikap khususnya pada kepentingan bangsa dan Negara. Kemudian tidak menuhankan jabatan,” tandasnya.

 

Sikap lurus Gus Dur itu membuat dirinya diturunkan oleh lawan politiknya. “Gus Dur itu kecintaanya pada Bangsa Indonesia sangat luar biasa,” pungkas tokoh kelahiran Madura ini. bdo

LEAVE A REPLY