Irjen Murad Diminta Mundur dari polri

0
72
Irjen Murad
Irjen Murad

Jakarta, NawacitaKakor Brimob Irjen Murad Ismail resmi diusung PDI Perjuangan menjadi Calon Gubernur di Pilgub Maluku 2018. Murad dipasangkan dengan Barnabas Orno.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal mengatakan dengan diusungnya Komandan Brimob tersebut, maka Murad diharuskan untuk mundur dari Institusi Polri atau menyatakan pensiun dini.

“Iya mundur (dari Kepolisian), tapi nanti mengikuti tahapan (setelah penetapan calon Gubernur). Kan kita ada mekanismenya,” Kata Iqbal di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (18/12/2017).

Iqbal menjelaskan pada prinsipnya Polri tak akan menghalangi siapapun anggota yang ingin maju ke kontes politik. Namun. bagi anggota Polri yang maju di Pilkada 2018, harus mengkuti aturan yang ada di Polri.

“Prinsip Polri tidak bisa mengekang hak politik dari setiap anggota Polri untuk ikut dalam kanca pemilihan daerah tetapi semuanya harus mengikuti aturan dulu, mundur (dari Kepolisian) atau pensiun,” ujar Iqbal.

Sebelumnya, Kakor Brimob Polri Irjen Murad Ismail sudah secara gamblang menyatakan maju di Pilkada Maluku. Dia siap melepaskan jabatannya dari Institusi Kepolisian, dia akan mundur jika pada waktu pendaftaran dirinya sebagai calon Gubernur di KPUD Maluku.

“Ketika kita mendaftar, itu kita beserta dengan pengunduran diri. Begitu penetapan, saya butuh rekomendasi dari Kapolri bahwa dia betul-betul merestui saya,” kata Murad di auditorium PTIK/STIK, Jl Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (12/12/2017).

inlh

LEAVE A REPLY