Kantor Ditjen Migas Digeledah Bareskrim

0
32

Jakarta, NawacitaDirektorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Polri menggeledah kantor Ditjen Migas, Kementerian ESDM. Penggeledahan itu dilakukan untuk mencari bukti dugaan korupsi proyek pembangunan LPG Miniplant di Banyuasin.

Kasubdit l Dit Tipidkor Bareskrim Polri Kombes Arief Adiharsa mengatakan penggeledahan dilakukan pada Selasa (7/12) pagi hingga sore hari. Korupsi Proyek LPG ini merupakan proyek pada tahun 2013-2014 yang nilainya mencapai Rp 99.017.000.000 miliar.

“Penggeledahan ini berdasarkan hasil gelar perkara pada Oktober 2017 lalu, penyidik Direktorat Tipidkor Bareskrim Polri telah menetapkan 1 orang tersangka yang merupakan pegawai Ditjen Migas Kementerian ESDM atas nama DC yang bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK),” kata Arief dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/12/2017).

Arief melanjutkan proyek ini dikerjakan oleh PT. HOKASA MANDIRI selaku pihak swasta.

Pembangunan proyek LPG kilang akan memanfaatkan sumber gas di lapangan JATA untuk diolah menjadi LPG dengan tujuan memenuhi kebutuhan LPG di sekitar Musi Banyuasin, Sum-sel.

Atas penggeledahan tersebut, penyidik telah menyita beberapa barang bukti berupa dokumen, surat-surat hingga alat-alat komunikasi yang diduga sebagai alat untuk tindak pidana korupsi.

“Ada dokumen-dokumen, surat-surat yang berkaitan dengan pembayaran, laptop, computer, handphone dan flasdisk yang diduga ada kaitannya dengan tindak pidana korupsi pembangunan LPG Mini Plant di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan,” ujar Arief.

Terhadap tersangka saudara DC selaku PPK akan dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3, Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

inlh

LEAVE A REPLY