Jambore Inovasi Sebagai Upaya Pembelajaran

0
65
Gubernur Jatim Dr.H. Soekarwo Menyerahkan Penghargaan Top Kepada 25 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Jatim 2017 di Ballroom Hotel Santika Premier Surabaya, Selasa (5/12/2017).

SURABAYA,Nawacita.co  – Sekretaris Daerah Prov. Jatim Dr. H. Akhmad Sukardi, MM hadir dalam acara tersebut melaporkan, pelaksanaan Jambore Inovasi merupakan upaya pembelajaran dan komunikasi bahwa Pemprov Jatim yang selalu menghasilkan beragam inovasi di berbagai bidang pelayanan publik, pendidikan tinggi dan sektor swasta, ucapnya di Ballroom Hotel Santika Surabaya, Selasa (5/12/2017).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pemprov Jatim bekerjasama dengan Mitra Pembangunan Pemerintah antara lain JPIP, Abt-KOMPAK, Polladium-Inovasi, dan GIZ-TRANSFORMASI.

Dikatakan, tahun 2017 merupakan tahun kedua digelarnya ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) yang diikuti sebanyak 97 inovasi dari pemerintah provinsi/kabupaten/kota se-Jatim. Kovablik telah dilakukan seleksi dan menghasilkan finalis 35 yang berhak memperebutkan Top 25 Inovasi Pelayanan Publik Jawa Timur Tahun 2017.

Mulai tahun 2017 ini, Pemprov Jatim tidak lagi mengadakan gelar budaya kerja, tetapi dengan model yang berbeda yaitu dengan menyelenggarakan Kompetisi Budaya Kinerja (Si-YAKIN) yang bertujuan untuk efisiensi, efektifitas dan produktifitas.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Pelayanan Publik Kemenpan-RB Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA memuji kepemimpinan Pakde Karwo yang mampu menciptakan pelayanan publik sehingga Jatim layak menjadi pusat studi tiru tidak hanya bagi Indonesia bagian timur, tetapi juga nasional.

Dalam acara ini, Gubernur Jatim menyerahkan beberapa penghargaan. Diantaranya, penghargan top 25 kompetisi inovasi pelayanan publik Jatim tahun 2017, penghargaan kelompok budaya kinerja di lingkungan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Jatim.

Untuk Top 25 kompetisi inovasi pelayanan publik Jatim tahun 2017 diraih oleh Dinas Pendidikan Kota Madiun dengan inovasi Dopari Sakatu dan Go Home, Kabupaten Pacitan dengan inovasi hamil pinter solusi edukatif kurangi angka kematian ibu dan bayi.

Sedangkan penghargaan kelompok budaya kinerja di lingkungan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Jatim, terbaik pertama di lingkungan pemerintah kabupaten/kota diraih oleh FACA RSUD dr. Soegiri Kab. Lamongan, sedangkan di lingkungan pemerintah provinsi diraih oleh PHARMAKEIA Instalasi Farmasi RSU Haji Surabaya.

Pada kesempatan yang sama, Penghargaan Hasil Evaluasi SAKIP SKPD Prov. Jatim diserahkan kepada 42 organisasi perangkat daerah di jajaran Pemprov Jatim yang memperoleh nilai A. Diantaranya RSUD dr. Saiful Anwar Malang dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov. Jatim. Sementara itu, dari sembilan biro yang ada di Setda. Prov. Jatim, sebanyak empat biro yang memperoleh yaitu Biro Organisasi, Biro Humas dan Protokol, Biro Administrasi Pembangunan, dan Biro Umum. (dny)

LEAVE A REPLY