Fatma Saifullah Yusuf : P2LIPI Harus Perjuangkan Permasalahan Perempuan

0
37
Istri Wakil Gubernur Jatim Merangkap Ketua Umum BKOW Prov Jatim Saat Menghadiri Pelantikan Anggota da Pengurus DPW, DPC PPLIPI di Hotel Grand Surabaya, Selasa (5/12/2017) Siang.

SURABAYA,Nawacita.co – Sebagai Organisasi Perempuan Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) harus senantiasa berempati, peduli dan tetap bersemangat untuk berjuang dalam pengentasan masalah perempuan.

Pandangan tersebut disampaikan Istri Wakil Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf saat menghadiri pelantikan anggota dan pengurus DPW, DPC PPLIPI di Hotel Grand Surabaya, Selasa (5/12/2017) siang.

Ia mengatakan, sampai saat ini pemerintah terus berupaya agar pemberdayaan perempuan dapat mencapai taraf keadilan dan kesetaraan. Kondisi tersebut merupakan tujuan dari pembangunan daerah. “Kita harus memperjuangakn permasalahan perempuan ini melalui kegiatan kegiatan pemberdayaan secara produktif,” ujarnya.

Fatma sapaan akrab dari Istri Wagub Jatim ini menuturkan bedasarkan data masih terjadi kesenjangan antara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan Indeks Pembangunan Gender (IPG). “Kesenjangan ini menunjukkan bahwa masih terdapat masalah pada perempuan. Untuk itu, PPLIPI harus berjuang membantu permasalahan perempuan di Jatim tersebut,” terangnya.

Dari sisi kebijakan, undang-undang, peraturan pemerintah ataupun peraturan daerah hak-hak perempuan diakui, dijamin serta dilindungi. Akan tetapi, dalam implementasinya masih dijumpai kondisi yang belum kondusif, sehingga berdampak negatif pada perempuan. Hal itulah yang menyebabkan dampak kerugian secara ekonomi, sosial, fisik hingga psikologis.

Terkait program pemberdayaan perempuan, Fatma menyebut, Pemprov Jatim telah melakukan kebijakan yang pro gender. Program tersebut juga diperkuat melalui pengembangan dan peningkatan alokasi anggaran sumber daya yang dikenal sebagai gender budgeting.
“Saya ingin DPW PPLIPI Jatim, dapat berkontribusi nyata dalam Usaha Kecil Menengah (UKM) di Jatim, terutama bagi masyarakat kecil seperti pedagang sayur, bakso bahkan pedagang kaki lima (PKL) mereka harus diberi akses permodalan dan membantu pemasarannya,” imbuhnya.

Fatma yang juga Ketua Umum BKOW Prov Jatim mengajak PPLIPI bisa masuk kedalam anggota BKOW Prov. Jatim. BKOW adalah organisasi kemasyarakatan atas dasar kerjasama organisasi wanita di tingkat provinsi yang dilahirkan di Surabaya pada tanggal 6 Oktober 1962. Hingga saat ini terwadahi 46 organisasi perempuan dengan keanekaan komunitas yang terdiri dari organisasi lintas agama, TNI-kepolisian, profesi suami/profesi, minat bakat, dll.

“Saya harap PPLIPI bisa segera bergabung dengan kami, khususnya bagi yang mau belajar, belajar dan belajar. BKOW Prov. Jatim kami ibaratkan seperti miniatur NKRI, berbeda beda tapi memiliki tujuan yang sama untuk mewujudkan kesejahteraan perempuan,” jelasnya yang disambut tepuk tangan peserta yang hadir. ( dny)

LEAVE A REPLY