Enam Start-up Hebat Negeri Ini dikenalkan ke Investor

0
82
Pameran Demo Day Startup di Jakarta

Jakarta, nawacita – Kurang lebih tiga bulan sudah enam startup terpilih dari program GnB Accelerator menjalani masa mentoring. Di puncak acara bertajuk Demo Day ini, keenam startup pilihan akan dipertemukan dengan investor.

Pertemuan ini tentu saja bertujuan untuk memaparkan lebih jauh terkait inovasi dan solusi yang mereka tawarkan untuk menjawab permasalahan di berbagai bidang. Adapun enam startup itu adalah Sticar, Medika App, Plomo, Sistem Akademik (SIKAD), Simplidots, dan PanenID.

Seperti disampaikan oleh SEA Regional Manager Fenox VC Retno Dewati, Demo Day merupakan puncak acara dari rangkaian program batch ketiga. Program ini diselenggarakan dari hasil kerjasama perusahaan pemodal capital Fenox VC dengan Infoxom Corporation.

 

“Program ini diperuntukan membantu startup untuk mencapai tujuan yang diiginkan. Setiap startup yang terpilih akan mendapatkan program intensif training dan mentorship selama tiga bulan. Mereka juga akan menerima invenstasi USD 50.000 (Rp 666 juta) dari Fenox VC,” ucap Retno saat deitemui di Energy Building SCBD, Jakarta, Rabu (22/11/2017).

 

Tak hanya itu, program ini menurut Retno juga bertujuan untuk membekali para startup untuk menjadi perusahaan rintisan yang tangguh dan terdepan dalam menghadapi dunia bisnis natinya.

Sekadar informasi, program untuk batch ketiga ini sudah dimulai sejak Agustus 2017. Masing-masing startup mendapatkan pelatihan dari para mentor yang berpengalaman di bidangnya.

Untuk pemberian investasi senilai USD 50.000 tadi, maka Fenox VC berhak mendapat kepemilikan di startup. Namun, sayang Retno enggan mengatakan berapa persen ownership yang dimiliki Fenox VC.

“Berapa persennya kami tidak bisa disclose. Karena setiap startup persentasenya berbeda-beda, tergantung dengan traction-nya dan potential market-nya,” pungkas Retno.

Sementara itu salah satu pendiri startup yang terpilih, Sticar, Rio Darmawan mengakui program ini sangat membantu mencapai tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan.

“Saya rasa program ini sangat keren dan dapat mempercepat goal yang ingin diraih perusahaan. Karenanya, program ini sangat tepat buat kita,” ujarnya.

Senada dengan Rio, CEO Simplidots Jowan Kosasih menuturkan program ini sangat berharga bagi perusahaannya. Sebab, sebelumnya Simplidots yang berbasis di Medan, Sumatera Utara ini hanya memiliki pasar di wilayah tersebut. (rns/rou/detik)

LEAVE A REPLY