Ini Dia Strategi Perang Cagub Sulsel

0
86
Dua calon Gubernur Sulsel yang sama-sama kuat, Nurdin Halid (kiri) dan Ikhsan Yasin Limpo.

MAKASSAR, Nawacita – Pilgub Sulsel baru akan digelar 2018 mendatang. Meski belum masuk masa kampanye, para bakal calon sudah melancarkan strategi agar mendapatkan simpati masyarakat, utamanya yang berada di desa.

Program-program dengan mengarah kepada masyarakat di pedesaan gencar dilakukan.

Nurdin Halid (NH) misalnya. Bakal calon gubernur dari Partai Golkar ini jauh sebelumnya sudah keliling ke sejumlah desa. Melalui salah satu programnya, yakni Membangun Kampung, NH yang berpasangan senator DPD RI Azis Qahhar Mudzakkar meyakini gerakan ini menjadi solusi mengatasi ketimpangan ekonomi di Sulsel.

Jubir NH-Aziz, Risman Pasigai mengatakan, perhatian masyarakat terhadap gagasan jagoannya ini mendapat respons baik saat melakukan sosialisasi. “Ini yang paling banyak disukai oleh masyarakat, artinya program inilah kemudian menjadi jawaban keluhan yang muncul dari masyarakat,” kata Risman, Selasa (14/11/2017).

Lain halnya dengan pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka). Meski belum secara gamblang mengenai program, namun beberapa item program sudah bisa diketahui. Salah satunya di bidang pendidikan, pasangan Punggawa Macakka ini berjanji akan menerapkan pendidikan berkualitas yang merata tanpa pungutan.

“Sekarang kami sedang merampungkan visi-misi yang akan kami tawarkan untuk membangun Sulsel. Visi-misi dan program, itu melibatkan sejumlah pakar. Ini dimaksudkan agar program yang ditawarkan benar-benar tepat sasaran. Dan dalam waktu dekat akan kami perkenalkan,” kata Henny Handayani, juru bicara IYL-Cakka.

Mengenai desa, pihaknya menyiapkan program terkait pemberdayaan, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat di desa. “Formulasinya seperti apa, nanti akan kami perkernalkan ke publik. Intinya semua program IYL-Cakka itu bermuara pada kesejahteraan rakyat,” tambahnya.

Di sisi lain, pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS) mulai melakukan sosialisasi hingga ke pelosok desa. Itu dilakukan dengan menggelar program Gerak Bersama Prof Andalan pada 17 November 2017.

“Kami berharap masyarakat di berbagai pelosok desa bisa terlibat langsung dalam program ini,” kata Taufik Fachruddin, ketua tim keluarga NA-ASS.

Ia mengatakan kegiatan itu bertujuan agar semua warga Sulawesi Selatan mengenali calon yang diusung dalam Pilkada 2018. Karena itu, ia menggelar sejumlah kegiatan, seperti jalan santai, penanaman pohon, dan pembersihan tempat ibadah.

“Untuk menambah daya tarik warga, panitia juga menyiapkan undian berhadiah paket haji dan umrah, sepeda motor, dan lainnya,” ujarnya. “Kami akan gelar kegiatan ini secara serentak di 3.038 desa se-Sulawesi Selatan,” katanya. fjr

LEAVE A REPLY