Polwan Cantik dari Karimun, Awalnya Cemas Hadapi Penjahat

0
47
Bripda Wellni Nainggolan

Batam,Nawacita.co – Senyum manis nan lebar bertengger di bibir Bripda Wellni Nainggolan. Senyuman itu membuat wajah anggota Reskrim Unit PPA Polsek Meral, Polres Karimun, ini semakin merona.

Wanita berambut pendek ini mengaku sejak kecil sudah bercita-cita menjadi seorang polisi wanita. Rasa ingin mengabdinya itu semakin besar di kala menginjak dewasa.

Setelah taman SMA, dara manis yang biasa disapa Wellni ini pun akhirnya memberanikan diri tes masuk polisi. Hati Wellni gembira. Ia dinyatakan lulus. Kemudian ia pun menyelesaikan pendidikan polisi pada tahun 2014, angkatan 43.

Wanita kelahiran Pematang Siantar 20 Oktober 1995 itu kemudian ditempatkan di Reserse Polsek Meral, Karimun. Tentu saja pengalamannya menjadi seorang reserse cukup banyak dan berkesan.

“Lulus langsung berdinas di Polsek dan tugas di bagian kriminal (PPA),” ucapnya, saat ditemui di Unit Reskrim Polsek Meral, baru-baru ini.

Wanita berkulit kuning langsat ini pernah menempuh pendidikan di SD Advent Batam dan melanjutkan sekolah ke SMP 20 dan SMA Kartika Batam. Ia merupakan anak pertama dari tiga bersaudara, dari pasangan Denni Tampubolon dan Togu Horas Nainggolan.

Selama bertugas menjadi polisi banyak hal yang ia hadapi dan alami, baik suka maupun duka. Willna mengaku sudah terbiasan menghadapi dengan kasus-kasus kekerasan, terutama dalam kasus kekerasan perempuan dan anak, serta kenakalan anak di bawah umur.

Dalam menangani kasus-kasus, ada tantangan tersendiri bagi dirinya untuk membujuk dan memancing perkataan agar kasus yang ditanganinya terungkap atau mendapat titik terang.

“Dalam tugas ada saja tantangannya. Kadang kasus yang dihadapi berberbeda. Jadi tantangannya bagaimana orang itu bisa berbicara dengan kita, mengatakan apa yang telah terjadi, kadang kalau kasus perempuan banyak yang malu dan tidak mau bicara,” kata wanita yang menyukai parfum merek Body Shop itu.

Wanita dengan ukuran sepatu 40 itu mengaku sempat cemas berhadapan dengan para pelaku kejahatan itu. Namun, lama kelamaan, rasa takut itu hilang seiring waktu berjalan, dan ia pun terbiasa menghadapi orang-orang yang mungkin saja bisa membahayakan jiwanya itu.

“Awalnya sih takut, soalnya berhadapan sama pelaku-pelaku kejahatan. Cuma karena sudah tugas, dan sudah menjadi kebiasaan, rasa takut itu hilang sendiri,” ucap wanita yang gemar makan soto medan dan rujak itu.

Selain itu, saat malam hari atau di luar jam dinas, Polwan yang gemar membaca novel itu harus siap untuk menangani berbagai kasus. Ia pun betah memeriksa selama belasan jam.

Bripda Wellni Nainggolan
Bripda Wellni Nainggolan

“Sudah tugas dan kewajiban, walau tengah malam atau diluar jam dinas, saya harus siap, dan selalu semangat,,” katanya dengan nada yang semangat, namun senyumnya selalu mengembang.

Gadis yang memiliki akun instagram @Wellninainggolann itu bercerita paling suka menghabiskan waktu luangnya dengan jalan-jalan ke mall,  atau ke pantai, serta spot-spot tempat makan, baik bersama keluarga.

“Kalau tidak pergi keluar, di rumah aja baca novel atau nonton film,” ucap dara 22 tahun itu yang mengaku sudah memiliki pacar tersebut. ( BP )

LEAVE A REPLY