Ketum PPP: Khofifah Tak Perlu Mundur Jika Jadi Cagub di Jatim

0
108
Ketum PPP Romahurmuziy
Ketum PPP Romahurmuziy

Jakarta, Nawacita – Isu reshuffle kabinet kembali mencuat setelah Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa berencana mencalonkan diri dalam Pilgub Jatim. Namun Ketum PPP Romahurmuziy mengatakan Khofifah tak perlu mundur dari jabatannya sebagai Menteri Sosial.

“Secara peraturan, Bu Khofifah itu menurut interpretasi sebagian pakar tata negara tidak perlu mundur,” ujar Ketum PPP Romahurmuziy (Romi) saat berbincang dengan detikcom di kantor detikcom, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (10/10/2017).

Pencalonan Khofifah kerap dikaitkan dengan isu reshuffle. Romi mengatakan, soal isu reshuffle kabinet, hanya Presiden Jokowi yang tahu. Jokowi akan melihat apakah komposisi Kabinet Kerja telah sesuai dengan yang diharapkan.

“Yang tahu Presiden, kalau kita kan dalam posisi yang mempersilakan kepada Presiden sesuai komposisi yang dimilikinya, apakah sudah nyaman dengan komposisi yang terakhir ini ataukah masih melakukan pembaharuan dengan sisa-sisa 20 bulan ke depan,” kata Romi.

Sampai saat ini, ada 4 partai yang telah memutuskan mengusung Khofifah, yakni Golkar, NasDem, Hanura, dan PPP. Jika kekuatan keempat partai tersebut disatukan, Khofifah akan mendapat 22 kursi di DPRD Jatim, dengan rincian Golkar memiliki 11 kursi, NasDem 4 kursi, Hanura 2 kursi, dan PPP 5 kursi. Minimal kursi untuk maju dalam Pilgub Jatim adalah 20 kursi.

Peluang Khofifah maju ke Pilgub Jatim kian mantap setelah mengambil formulir pendaftaran ke Partai Demokrat. Demokrat memiliki 13 kursi di DPRD Jatim.

dtk

LEAVE A REPLY