Asal Usul Golkar Dilahirkan dari TNI

0
28
Ketua DPP Partai Golkar, Rambe Kamarul Zaman
Ketua DPP Partai Golkar, Rambe Kamarul Zaman

Jakarta, Nawacita Ketua DPP Partai Golkar, Rambe Kamarul Zaman sepakat dengan Sekretaris Jenderal Idrus Marham yang menyebut partai berlambang pohon beringin ini kembali ke khittah karena adanya purnawirawan jenderal yang masuk dalam kepengurusan DPP Golkar. “Itu pasti,” kata Rambe, Senin (9/10/2017).

Anggota DPR RI ini menjelaskan yang mendirikan Sekber Golkar (Sekretariat Bersama Golongan Karya) itu TNI Angkatan Darat, yaitu Letkol Suhardiman, Letkol M Isman, Letkol R Sugandi.

“Itu almarhum semua. Jadi, Kosgoro, SOKSI, MKGR. Mereka Ketua Sekber Golkar pertama itu adalah perwira tinggi angkatan darat. Rakernas pertama juga memutuskan digantikan Pak Sukowati yang merupakan mayor jenderal pada waktu itu ketuanya,” ujarnya.

Jadi, kata Rambe, kalau melihat dari dasar berdirinya Golkar itu dari golongan fungsional, golongan karya murni. Artinya, di luar daripada partai politik tapi pada akhirnya orang-orang yang sudah partai politik pun masuk di dalam Sekber Golkar tersebut.

“Dan yang bergabung di dalam Sekber Golkar adalah Front Nasional,” jelas dia.

Menurut dia, Front Nasional adalah sebagaimana Keputusan Presiden (Keppres) pada waktu itu Soekarno alias Bung Karno. “Dalam konteks bahwa Ketua Front Nasional itu adalah Bung Karno,” tandasnya.

Untuk diketahui, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto melakukan revitalisasi dan restrukturisasi komposisi dan personalia Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar masa bakti 2014-2019.

Lewat surat dengan nomor KEP-252/DPP/Golkar//X/2017 nama Yorrys Raweyai yang sebelumnya menjabat Ketua Koordinator Bidang Polhukam, dalam surat tersebut digantikan Letjen TNI (Purn) Eko Wiratmoko.

Surat ini ditandatangani langsung Setya Novanto sebagai Ketua Umum Golkar dan Idrus Marham sebagai Sekjen Golkar pada 2 Oktober 2017. Sebanyak 300 kader yang ditetapkan Setya Novanto sebagai pengurus DPP Partai Golkar hasil revitalisasi partai.

bj

LEAVE A REPLY