KPK Harus Lanjut Usut Kasus e-KTP

0
74
Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis
Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis

Jakarta, NawacitaKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta stop berkutat dengan hasil sidang praperadilan terhadap Ketua DPR Setya Novanto.

Novanto menang gugatan atas status penetapan tersangka dirinya dalam kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

“Cukup sudah drama murahan tentang ini dan itu dalam proses praperadilan kemarin. Waktunya sudah lewat, sehingga mempersoalkan praperadilan kemarin justru buang-buang waktu,” kata Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis kepada INILAHCOM, Minggu (8/10/2017).

Margarito menjelaskan, dalam proses sidang praperadilan, KPK melihat sendiri sidang tersebut, ikut berargumen di dalamnya. Sidang juga terbuka untuk umum. Sehingga khalayak juga bisa menyaksikan

“Tapi (KPK) kalah. Ya sudahlah. Tidak usah lagi bilang begini dan begitu,” ungkapnya.

Masalah saat ini, sambung Margarito, adalah melakukan pembuktian dengan tambahan bukti serta informasi akurat tentang kasus korupsi e-KTP.

“Tantangan KPK saat ini adalah mau diapakan ini kasus. Mendiamkan kasus ini, sementara hukum memungkinkan melanjutkan, sama dengan KPK menyepelekan dirinya sendiri,” tandasnya.

inlh

LEAVE A REPLY