Risma Tegaskan Tak Maju Pilgub Jatim 2018

0
34
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma)
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma)

Surabaya, NawacitaWali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) menolak wacana pencalonannya sebagai bakal calon gubernur di Pilkada Jawa Timur 2018.

“Menjadi pemimpin itu berat tanggungjawabnya, meskipun menurut orang lain mampu untuk mengemban tugas itu. Saya bisa bangun kota ini jadi bagus, tapi masyarakatnya menangis dan menderita,” kata Risma di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Rabu (13/9/2017).

Keputusan untuk tidak maju dalam Pilgub Jawa Timur, kata Risma sudah disampaikan jauh hari kepada ketua umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Risma juga menceritakan saat dirinya sempat ditawari menjadi menteri dalam kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Pak Jokowi saat itu belum dilantik, saya ditawari menjadi menteri,” ujarnya.

Menurut Risma, sebelum Presiden Jokowi dilantik dan baru diumumkan kalau menang dalam Pilpres, dirinya langsung menghadap ke Megawati untuk tidak dimasukan dalam susunan menteri. Hal yang sama juga dilakukan saat Pilkada DKI 2017.

“Memang kata pak Hasto (Sekjen PDIP) saya telah diminta dan jika saya berkenan,” katanya.

Wali Kota Surabaya ini mengaku sudah berbicara dengan Megawati mengenai Pilkada Jawa Timur. Ia menegaskan kepada Megawati tidak bersedia maju untuk jadi calon Gubernur Jawa Timur.

“Bu Mega sudah setuju bukan saya,” jelas dia.

Menurut dia, yang dapat mengukur kemampuan seorang pemimpin adalah masyarakat. Jabatan itu tidak boleh diminta, dirinya juga tidak ingin menjadi pemimpin yang sombong.

“Sombong banget jika seperti itu. Dikasih cobaan tsunami bisa habis kalau gitu,” katanya.

Setiap informasi yang diterima Risma selalu dilaporkan kepada Megawati, seperti persoalan orang miskin dan sebagainya. “Ibu tahu dan memahami karena saya berangkat dari sumpah,” katanya.

inlh

LEAVE A REPLY