Dishub Surabaya: Setelah Digembok, Mobil akan Diderek

0
70
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Nawacita – Robben Rico Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Surabaya mengatakan, operasi penertiban kendaraan yang parkir sembarangan hari ini, Rabu (13/9/2017) mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) No1 tahun 2009 tentang perparkiran.

Program ini digiatkan kembali untuk mengedukasi pengendara agar tidak parkir sembarangan yang bisa menyebabkan kemacetan lalu lintas. Penerapan sanksi dengan menggembok roda mobil ini dilakukan tanpa pengecualian. Baik mobil dinas maupun mobil pribadi.

“Tidak ada pengecualian, siapapun yang melanggar akan kami tindak. Kemarin kami dahului di Jl. Jaksa Agung Suprapto kepada puluhan mobil dinas Pemkot Surabaya,” ujarnya kepada Radio Suara Surabaya

Operasi penertiban dilakukan di dua titik yaitu di kawasan Jl. Prof. Dr. Meostopo dan Jl. Kertajaya. Selain menindak, petugas juga memberikan sosialisasi kepada pengendara terkait aturan ini.

Menurut Robben, ada dua alternatif sanksi bagi kendaraan yang parkir sembarangan. Untuk kendaraan yang tidak terlalu masalah atau tidak fatal mengganggu lalu lintas maka digembok saja.

“Tapi, bagi yang parkirnya sangat mengganggu lalu lintas, maka dievakuasi dengan diderek. Mobil yang diderek bisa diambil di Terminal Kedung Cowek, Kenjeran,” katanya.

ssby

LEAVE A REPLY