Terima Saran Kiai Mataraman, PDIP Dukung Gus Ipul di Pilgub Jatim

0
81
KH. Anwar Iskandar
KH. Anwar Iskandar

Kediri, Nawacita – PDI Perjuangan memastikan bakal mendukung Saifullah Yusuf alias Gus Ipul dalam Pilgub Jatim 2018 mendatang. Kepastikan ini menyusul pertemuan Wakil Sekretaris Jendral DPP PDIP Ahmad Basarah dengan para ulama Mataraman di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Kamis (7/9/2017) petang.

Rombongan Ketua Fraksi PDIP DPR RI tiba di rumah pengasuh Ponpes Lirboyo KH. Anwar Mansyur, sore hari. Mereka langsung disambut para kiai NU dan Ketua DPC PDIP Kota serta Kabupaten Kediri. Selanjutnya mereka menggelar pertemuan tertutup.

KH. Anwar Iskandar, selaku pengasuh Ponpes Al Amin Kota Kediri yang ikut dalam pertemuan itu mengatakan, ada dua agenda pokok yang dibahas. Pertama menyambung tali silaturahmi kaum Nasionalis dalam hal ini PDIP dan religius dari kalangan ulama yang sebenarnya sudah dibangun sejak Presiden RI Pertama Soekarno dengan tokoh pendiri NU KH. Hasyim Asyari ketika mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jalinan itu kemudian diteruskan oleh presiden ketiga KH. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dengan Megawati Soekarno Putri.

“Agenda paling pokok menyambung dulu Nasionalis dan Religius bersatu sampai berdiri negara ini. Antara Mbah Hasym Asyari dengan pak Karno melahirkan Pancasila. Diteruskan Gus Dur dan Megawati. Sekarang diteruskan lagi oleh generasi lebih muda,” ujar Gus War, panggilan akrab KH. Anwar Iskandar.

Kemudian agenda kedua membahas pemilukada serentak tahun 2018, termasuk Pilgub Jatim. “Kedua berhubungan dengan Pilkada Jawa Timur, beliau mendengar saran kiai seperti apa. Apa yang disampaikan para kiai kita sampaikan kepada beliau. Untuk gubernur kiai satu kata Gus Ipul. Tentang wakil gubernur diserahkan ke Bu Mega dengan catatan menambah elektabilitas dan memenangkan Saifullah Yusuf,” jelasnya.

Terrpisah, Ahmad Basarah menjelaskan, kunjungan kali ini merupakan agenda road show perdana ke seluruh ulama atas tugas langsung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri menjelang bergulirnya pilkada serentak 2018.  PDIP meminta masukan dan saran dari para kiai NU.

“Perihal calon kepala daerah, kiai NU bersepakat Pilgub Jatim memperjuangkan dan mendukung Gus Ipul. Yang kedua, PKB minta ikut mendukung dan Gus Ipul dan kemudian daftar di PDIP,” jelasnya.

Ahmad Basarah yakin, hubungan baik ketika Mega bersama Gus Dur dan tokoh NU lainnya. Kemudian ormas Islam besar bekerja sama dengan partai politik besar yakni PDIP, maka dapat menjaga NKRI dan banyak yang bisa kerjakan. Sebagaimana pilkada serentak di seluruh Indonesia tidak hanya sarana rebutan jabatan, tetapi konsolidasi bersama. “Kami yakin Pilkada 2018 dapat dijaga dengan aman dan tentram, menghasilkan pemimpin yang amanah,” tandasnya.

Setelah bersilaturahmi dengan para kiai Mataraman di Ponpes Lirboyo, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke rumah pengasuh Pondok Pesantren Al Falah di Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri KH. Zaenuddin Djazuli

Rencananya, Jumat (8/9/2017), dilanjutkan kunjungan ke pondok pesantren Baytul Hikmah di Pasuruan, pondok pesantren Zainul Hassan di Probolinggo. Sementara, Sabtu (10/9/2017) di pondok pesantren Sabilurrasyad Gasek, Sukun di Kota malang.

bj

LEAVE A REPLY