Surabaya Gencarkan Kembali Imbauan Tamu 1×24 Jam Wajib Lapor

0
40
Tri Rismaharani
Tri Rismaharani

Nawacita – Pemkot Surabaya bersama Polrestabes Surabaya meresmikan revitalisasi program imbauan “Tamu 1×24 Jam Wajib Lapor,” di Kantor Pemkot Surabaya, Selasa (5/9/2017), demi mencegah gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Surabaya.

Beberapa kasus seperti tertangkapnya 92 WNA pelaku Cyber Fraud di perumahan Graha Family, juga terbongkarnya pengedar narkoba di Apartemen Water Place menjadi dasar revitalisasi program ini.

Kepolisian mengevaluasi beberapa hal berkaitan dengan keberadaan para pelaku kejahatan yang menjadikan perumahan dan apartemen sebagai sarang operasi kejahatan.

Pertama, sistem keamanan di lokasi itu tidak didukung oleh warga karena antar warga tidak saling mengenal. Warga hidup secara individual. Sedangkan petugas keamanan juga tidak kritis terhadap tamu-tamu yang datang.

Sistem one gate system dengan CCTV ternyata tidak berfungsi dengan maksimal karena petugas keamanan secara otomatis membuka pintu bila mendengar suara klakson dari mobil yang hendak masuk. Ini dipelajari oleh para pelaku kejahatan.

Sementara dalam hal koordinasi, petugas keamanan dan pihak manajemen kurang kooperatif. Seringkali petugas maupun manajemen tidak bisa menunjukkan data penghuni perumahan atau apartemen.

Selain itu juga terjadi semacam pelemahan terhadap daya kritis petugas keamanan. Manajemen meminta agar mereka tidak terlalu ketat terhadap aktivitas warga, termasuk tidak terlalu detail memeriksa pengunjung.

Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya meminta agar Ketua RT dan Ketua RW di masing-masing lingkungan saling bekerjasama mendukung program revitalisasi imbauan Tamu 1×24 Jam Wajib Lapor.

“Sebenarnya tahun ini saya sudah tiga kali mengirim surat edaran soal Keamanan dan Ketertiban ini ke Lurah sampai RT dan RW. Harapan saya, dengan adanya program ini, ada deteksi dini terhadap tamu atau warga yang berpotensi melakukan kejahatan,” ujarnya.

Program ini, kata Risma juga diharapkan bisa mengantisipasi WNA berkedok wisatawan tapi ternyata bekerja di berbagai bidang, serta mencegah masuknya terorisme.

Sebagai simbolisasi peresmian revitalisasi program ini,Risma dan Kombes Pol Mochammad Iqbal Kapolrestabes Surabaya menempelkan stiker di lingkungan kampung RT 01, RW 09, Kelurahan Ketabang, di Jalan Jaksa Agung Suprapto.

Di lokasi yang berdekatan dengan Masjid Chengho ini, wara menyambut baik penempelan stiker oleh Wali Kota dan Kapolrestabes Surabaya. Robert Answar Ketua RT 01 berharap program ini bisa berjalan baik di lingkungannya.

ssby

LEAVE A REPLY