Harga Bawang Merah Sumenep Merosot

0
214
Ilustrasi Pedagang Bawang.
Ilustrasi Pedagang Bawang.

Sumenep, Nawacita – Harga bawang merah di pasar tradisional Sumenep berangsur turun. Saat ini harganya turun Rp 2.000 menjadi Rp 16.000 per kg.

“Harga bawang merah mulai turun sejak pekan kemarin. Awalnya Rp 18.000 per kg. Ternyata pekan ini turun lagi menjadi Rp 16.000 per kg,” kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep, Sukaris, Kamis (24/08/2017).

Ia menduga, turunnya harga bawang merah tersebut karena melimpahnya stok, mengingat di beberapa daerah sentra penghasil bawang merah sudah masuk masa panen.

“Bawang ini mirip dengan cabai. Termasuk komoditas yang tidak tahan lama. Karena itu, harganya memang fluktuatif,” ujarnya.

Sementara komoditas yang juga mengalami penurunan harga adalah cabai merah besar dan cabai merah kecil. Cabai merah besar mengalami penurunan harga Rp 1.000 per kg, dan cabai kecil mengalami penurunan harga Rp 3.000 per kg.

“Saat ini harga cabai merah besar Rp 9.000 per kg, dan cabai kecil Rp 12.000 per kg. Harga cabai memang terus melorot. Hampir setiap hari terjadi penurunan harga,” terangnya.

Komoditas lain pekan ini harganya relatif stabil. Daging ayam broiler tetap Rp 30 ribu per kg, daging ayam kampung Rp 80 ribu per kg, dan daging sapi juga stabil Rp 110 ribu per kg.

“Untuk telur ayam ras tetap Rp 20 ribu per kg, dan telur ayam kampung Rp 38.400 per kg,” ucapnya.

Sedangkan harga beras juga tidak mengalami perubahan. Beras kualitas medium IR 64 Rp 9.500 per kg, dan IR desa Rp 8.500 per kg. Kemudian minyak goreng curah juga tetap Rp 12.000 per kg.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep melakukan pemantauan harga sembako di dua pasar tradisional, yakni Pasar Anom Baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding.

bj

LEAVE A REPLY