Stop Perilaku yang Tak Etis Bagi Politisi

0
30
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak

Jakarta, NawacitaSeruan untuk mengakhiri komentar saling menjatuhkan politisi datang dari berbagai pihak. Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak meminta elite politik mengedepankan toleransi.

“Saya mengajak untuk stop prilaku seperti ini, Mari hadirkan Toleransi yang otentik, Toleransi yang melahirkan dialog dan saling Hormat menghormati secara tulus bukan basa-basi Politik,” katanya kepada INILAHCOM, Selasa (8/8/2017).

Dahnil menyebut perlunya prilaku meninggikan akhlak politik atau etika Politik, stop menghalalkan segala cara untuk menegasikan Lawan politik.”Politik yang menghalalkan segala cara melahirkan prilaku politisi yang Minus Etika dan akhlak,” ungkapnya.

Sejatinya, kata Dahnil, masyarakat Indonesia itu toleransinya sangat otentik. Kesadaran akan keberagaman dan hidup saling menghormati merawat toleransi antar sesama itu Tinggi sekali.”Nah, yang mendestruksi toleransi dan keberagaman kita selama ini, tidak lahir dari masyarakat namun lahir Dari destruksi politik,” tandasnya.

Sebelumnya diketahui, Ketua Fraksi Partai NasDem di DPR RI Viktor Laiskodat dalam sebuah pidato menyebut empat partai mendukung pembentukan negara berbasis khilafah di Indonesia. Diantaranya, Gerindra, PKS, PAN dan Partai Demokrat.

PAN dan Gerindra sudah melaporkan hal ini ke kepolisian. PKS akan melayangkan laporan yang sama pekan depan, sekaligus membawa pidato Viktor tersebut ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), sementara Partai Demokrat mengeluarkan pernyataan keras mengenai isi pidato tersebut.

inilh.

LEAVE A REPLY