Jokowi Kritik Mendikbud dan Menristekdikti di Rapimnas Hanura

0
102
Presieden Jokowi.
Presieden Jokowi.

Badung, Nawacita – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melontarkan kritikan pada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy dan Menteri Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristek Dikti) Muhammad Nasir. Jokowi meminta ada reformasi pendidikan di Indonesia.

“Mendikbud, Menristekdikti itu sangat harus, sangat responsif terhadap perubahan-perubahan yang ada di global maupun perubahan-perubahan yang kita hadapi di negara kita,” ujar Jokowi di Rapimnas Hanura di Hotel Stone, Legian, Badung, Bali, Jumat (4/8/2017).

Jokowi menjelaskan, globalisasi akan mengubah peta politik dan ekonomi dunia. Ia mengatakan harus ada pembinaan yang baik mengenai pendidikan.

“Tapi yang sangat besar transisi ini yang harus kita waspadai, landscape politiknya akan berubah karena generasi-generasi mempengaruhi ekonomi dan landscape politik,” tuturnya.

Jokowi menyoroti pendidikan kejuruan dan perguruan tinggi yang masih monoton. Ia meminta ada penyesuaian kurikulum di pendidikan Indonesia.

“Mestinya jurusan-jurusan ini juga harus diganti dengan perubahan-perubahan yang ada. Bisa saja di situ jurusan animasi, jurusan video, jurusan ritel misalnya. Kenapa tidak? Jurusan mekatronika, padahal sudah berubah,” tegasnya.

Jokowi menilai meminta para menteri cepat beradaptasi dengan perubahan jaman. Ia minta agar peraturan dibuat lebih fleksibel.

“Hapus saja, ganti dengan kebijakan-kebijakan yang baru, regulasi-regulasi yang baru sehingga kita fleksibel,” pungkas mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Sumber: detik

LEAVE A REPLY