Wakil Ketua PAN Tertawa Hary Tanoe Dukung Jokowi di Pilpres 2019

0
62
Ketua Umum PAN yang juga Ketua MPR RI Zulkifli Hasan
Ketua Umum PAN yang juga Ketua MPR RI Zulkifli Hasan

Jakarta, Nawacita  – Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasiona (PAN) Taufik Kurniawan mengapresiasi sikap Partai Persatuan Indonesia (Perindo) pimpinan Hary Tanoe yang menyatakan akan mendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam pemilihan presiden 2019. Menurut dia semua partai politik memiliki pertimbangannya sendiri dalam mengambil keputusan.

Dukungan Ketua Umum Perindo Hary Tanoe dinilai mengejutkan lantaran selama ini mereka kerap berseberangan dengan pemerintah. Dukungan yang tiba-tiba ini bahkan dikaitkan dengan upaya Ketua Umum Perindo, Harry Tanoesudibjo, yang tengah terjerat kasus hukum.

Menurut Taufik, apa pun latar belakang partai politik dalam menentukan sikapnya harus dihormati. “He he he… Inilah, background dari masing-masing partai kan bermacam-macam. Tapi kami tetap harus menghormati,” katanya, sambil tertawa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 3 Agustus 2017.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu menjelaskan bukan ranah partai politik lainnya untuk mengomentari alasan suatu partai menentukan sikapnya. Semua keputusan yang dibuat, kata dia, pasti telah melewati mekanisme yang berlaku di masing-masing partai. “Ini suatu hal yang internal, kami menghormati keputusan yang diambil tiap parpol,” ujarnya.

Dukungan kepada Presiden Joko Widodo disampaikan Hary Tanoe seusai acara Penganugerahan Kepala Daerah Inovatif Koran Sindo 2017 di Hotel Westin, Jakarta, Selasa, 1 Agustus 2017 yang dihadiri Menteri Dalam Tjahjo Kumolo. Menurut dia, Kongres Perindo mendatang akan mengusulkan Jokowi sebagai capres 2019.

Sikap politik Perindo tersebut membuat Mendagri, Tjahjo Kumolo, terkejut. Menurut dia, hal itu tak disinggung dalam pertemuannya dengan Hary Tanoe kemarin.

Selain Perindo sudah ada beberapa partai politik yang telah mendeklarasikan akan mendukung Jokowi di 2019 seperti Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia.

sumber : tempo

LEAVE A REPLY