Harga Bawang Turun Karena Stok Melimpah

0
35
Ilustrasi Pedagang Bawang.
Ilustrasi Pedagang Bawang.

Sumenep, Nawacita – Harga bawang merah dan bawang putih di pasar tradisional Sumenep pekan ini mengalami penurunan.

“Harga bawang merah turun Rp 3 ribu menjadi Rp 22 ribu per kg, dan harga bawang putih turun Rp 2 ribu menjadi Rp 22 ribu per kg,” kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep, Sukaris, Kamis ( 03/08/2017).

Ia menduga, turunnya harga komoditas bawang karena melimpahnya stok, mengingat di beberapa daerah sentra penghasil bawang mulai masuk masa panen. “Stok melimpah, tapi permintaan tetap. Akhirnya hukum pasar berlaku. Harga menjadi turun,” ucapnya.

Komoditas yang juga mengalami penurunan harga adalah cabai merah besar. Semula Rp 15 ribu, saat ini turun menjadi Rp 13 ribu per kg. “Kalau cabai kecil harganya tetap Rp 30 ribu,” ujarnya.

Sementara untuk komoditas daging harganya relatif stabil. Harga daging sapi murni Rp 110 per kg, daging ayam kampung Rp 80 ribu per kg, dan daging ayam broiler Rp 30 ribu. “Harga telur juga stabil. Telur ayam ras tetap Rp 21 ribu, dan telur ayam kampung Rp 38.400,” terangnya.

Sukaris menambahkan, untuk beberapa komoditas lain harganya juga tidak mengalami perubahan. Beras kualitas medium IR 64 Rp 9.500 per kg, dan IR desa Rp 8.500 per kg. “Untuk gula pasir dalam negeri tetap Rp 12.500 per kg, dan minyak goreng curah juga tetap Rp 12.000 per kg,” ucapnya.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep melakukan pemantauan harga sembako di dua pasar tradisional, yakni Pasar Anom Baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding.

Sumber: berita jatim

LEAVE A REPLY