Bea Cukai Malang Menyita 2 Juta Rokok Ilegal

0
111
Ilustrasi: Sebanyak 2 juta rokok ilegal disita oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Malang selama bulan Januari hingga Juli 2017.
Ilustrasi: Sebanyak 2 juta rokok ilegal disita oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Malang selama bulan Januari hingga Juli 2017.

Malang, Nawacita – Sebanyak 2 juta rokok ilegal disita oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Malang selama bulan Januari hingga Juli 2017.

Ada 192 penindakan yang dilakukan petugas KPPBC selama kurun waktu setangah tahun.

“Rokok ilegal tidak hanya merugikan negara, namun juga pengusaha rokok yang legal,” kata Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Jawa Timur II, Nirwala, Rabu (2/8/2017).

Nirwala mengatakan, setalah melakukan penindakan barang bukti juga dimusnahkan. KPPBC bersama dengan Direktorat Jenderal Pajak Jatim III juga memusnahkan ratusan botol minuman mengandung etil alkohol, dan barang kiriman dari luar negeri yang terlarang. Seperti, obat dan suplemen, video porno, kosmetik, dan barang lainnya.

Total barang bukti yang dimusnahkan sebesar sekitar Rp378 juta. Potensi kerugian negara sebesar Rp1 miliar. Pelanggaran banyak dilakukan oleh pelaku usaha tembakau.

“Dengan modus pelanggaran berupa produksi tanpa izin, rokok tanpa pita cukai, maupun rokok dengan cukai palsu,” ucapnya.

Kepala KPPBC Tipe Madya Malang, Rudy Heri Kurniawan menyebut kendala terbesar dalam penertiban adalah jaringan produsen rokok ilegal yang semakin meluas. Modus yang ditemukan untuk mengelabuhi petugas produksi rokok ilegal dilakukan di luar Malang, sedangkan pengemasannya baru dilakukan di Malang.

“Untuk memaksimalkan potensi penerimaan negara khususnya di sektor cukai rokok, kerjasama Bea Cukai dan Kantor Pajak terus dilakukan. Kami bersama-sama melakukan pengawasan dan berbagi data untuk memaksimalkan potensi pajak di sektor cukai rokok,” tandas Rudy.

Sumber: berita jatim

LEAVE A REPLY