Pemprov Jatim Tidak Berwenang Menambah Kuota Haji

0
42
Ilustrasi Jemaah Calon Haji.
Ilustrasi Jemaah Calon Haji.

Nawacita – Pemprov tidak memiliki kewenangan menambah kuota Jemaah Calon Haji (JCH) asal Jawa Timur untuk memperpendek masa tunggu keberangkatan ke tanah suci.

Soekarwo Gubernur Jawa Timur mengatakan, Pemprov hanya bisa sebatas mengirim surat ke Presiden agar dilakukan negosiasi dengan pemerintah Arab Saudi. Selama ini kapasitas Arab Saudi untuk jemaah haji seluruh dunia sebanyak 2,4 juta orang. Karena masih ada renovasi di Masjidil Haram.

“Gak bisa, itu urusan negara dan negara. Kalau tingkatnya di Jawa Timuri ya buat surat di pak Presiden agar dilakukan negosiasi dengan pemerintahan Arab Saudi. Tapi, memang belum selesai pembangunannya semua. Dari kapasitasnya 2,4 juta pada musim haji itu memang belum bisa di ekspand,” ujarnya usai melepas keberangkatan Kloter 1 Embarkasi Surabaya, Jumat (28/7/2017).

Soekarwo berpesan agar JCH Embarkasi Surabaya menjaga kesehatan di tanah suci karena suhunya sangat panas saat ini sekitar 43 derajat celcius. Jemaah juga diharapkan, agar menjaga nama baik bangsa Indonesia.

“Di sana itu ketemu dengan beberapa bangsa, tetaplah santun sebagai bangsa Indonesia. Kemudian, semuanya serahkan kepada Allah SWT karena ini ibadah,” katanya.

Sementara, Samsul Bahri Kakanwil Kemenag Jatim memastikan jika visa jemaah tidak ada masalah. Terkait kabar belum selesainya visa sejumlah jamaah karena kesalahpahaman. Mereka yang seharusnya berangkat kloter 4 tapi minta berangkat kloter 1, 2, dan 3 yang berangkat lebih awal.

“Pada prinsipnya visa sudah terproses sekarang. Sudah di jakarta semua, sudah selesai tidak ada visa yang tidak selesai,” ujarnya.

Sumber: suara surabaya

LEAVE A REPLY