Jokowi Meresmikan Pusat Pelatihan Siap Kerja di Cikarang

0
85
Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi.

Jakarta, Nawacita – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan kerjasama pendidikan antara perusahaan industri dengan sekolahan dan pondok pesantren. Pendidikan berorientasi siap kerja ini menghasilkan lulusan yang akan dipekerjakan di perusahaan terkait.

Acara peluncuran program pendidikan vokasi industri ini digelar di PT Astra Otoparts Tbk, Kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC), Deltamas, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (28/7/2017).

“Saya senang sekali industri bekerjasama dengan ponpes, saya senang sekali bahwa SMK sudah bekerjasama dengan industri,” kata Jokowi dalam sambutannya, di lokasi. Hadir di acara ini, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, serta pimpinan perusahaan terkait.

Program pendidikan ini dilakukan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan. Di Jawa Barat, Kemenperin menggandeng 141 industri dan 393 SMK dengan penandatanganan mencapai 800 perjanjian kerjasama. Satu sekolahan bisa dibina lebih dari satu perusahaan.

Jokowi mengajak agar SMK di seluruh Indonesia tidak terjebak pada kurikulum lama. Jurusan-jurusan yang sudah ada perlu dikembangkan lagi dan dirinci sehingga lebih mudah terserap dunia kerja.

“Jangan sampai kita terjebak pada kurikulum-kurikulum lama,” kata Jokowi.

Pondok pesantren yang diajak kerjasama ini adalah Pondok Pesantren Nurul Iman dan Sunan Drajat. Bila SMK dan Ponpes konsisten melakukan pendidikan seperti ini, Jokowi optimis pada 2040-2045 kelak Indonesia akan menjadi negara yang masuk empat besar ekonomi terkuat sedunia.

“Saya ingin agar BUMN-BUMN kita, swasta-swasta juga, mau bekerjasama dengan Ponpes, dengan SMK-SMK,” kata dia.

Di Filipina, kerjasama dunia industri dengan dunia pendidikan seperti ini sudah berjalan dan mampu menghasilkan pemasukan negara. Ini bisa memajukan sumber daya manusia suatu negara. Jokowi berpesan agar anak-anak SMK dan santri belajar yang rajin.

“Sehingga posisi-posisi yang penting dalam perusahaan betul-betul bisa kita pakai untuk memajukan negara yang kita cintai,” kata Jokowi.

Acara ini juga diisi dengan penyerahan bantuan hibah peralatan praktik untuk SMK dari Astra, Suzuki, Toyota, Yamaha, Komatsu, Hino, Mayora, Loreal, dan lain-lainnya.

Sebelumnya, pada tahap I dan II, Kemenperin telah melibatkan sebanyak 167 industri dan 626 SMK untuk wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Sumber: detik

LEAVE A REPLY