Jokowi Menanggapi Pertemuan dan Pernyataan SBY-Prabowo

0
71
Presiden RI Jokowi
Presiden RI Jokowi

Cikarang, Nawacita – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dalam pertemuan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Kamis (27/7/2017) mengatakan, bahwa mereka sepakat untuk mengawal jalannya demokrasi di tanah air.

SBY mengatakan pertemuan antara dirinya dengan Prabowo merupakan hal yang wajar.

Sementara Prabowo menegaskan bahwa demokrasi berawal dari pemilu, sehingga dirinya berharap kualitas demokrasi tidak kurang nilainya.

Menanggapi pernyataan yang disampaikan oleh SBY dan Prabowo itu, Presiden Joko Widodo mengatakan, bahwa penyelesaian masalah di Indonesia disepakati secara musyawarah mufakat. Tidak hanya itu, pemerintah dalam menjalankan pekerjaannya pun diawasi oleh berbagai pihak, sehingga tidak ada kekuasaan absolut/mutlak.

Presiden Jokowi juga menambahkan, pemerintah pun membuka jalan bagi pihak-pihak yang tidak menyetujui dengan penerbitan Peraturan Pemerintah pengganti UU dapat memprosesnya melalui jalur hukum di Mahkamah Konstitusi.

“Kalau tidak setuju bisa ke MK, iya kan? Kita ini kan negara demokrasi sekaligus negara hukum, jadi proses-proses itu sangat terbuka sekali,” ujar Presiden Jokowi pada Jumat (28/7/2017).

Diketahui salah satu poin penting dalam UU Pemilu yang baru saja disahkan DPR adalah presidential threshold 20%. Dengan demikian, parpol-parpol harus berkoalisi untuk Pilpres 2019.
Sumber: rri

LEAVE A REPLY