Uang Baru RI Ditolak di Luar Negeri Big Bos BI Galau

0
133
Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo

Jakarta, Nawacita – Tersiar informasi, uang rupiah baru atau tahun emisi (TE) 2016 sulit ditukarkan di Singapura, Hong Kong, dan Arab Saudi. Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo buru-buru membantah.

Agus menegaskan, uang rupiah NKRI tahun emisi 2016 merupakan alat pembayaran resmi dan sah Indonesia yang sesuai dengan Undang-Undang Mata Uang dan Undang-Undang Bank Indonesia.

“Kalau di luar negeri ada money changer yang mau tukar mata uang tertentu, kita serahkan ke money changer itu. Karena di setiap negara, mata uang tertentu diterima, di money changer di tempat lain tidak jadi komoditas” kata Agus di Jakarta, Selasa (18/7/2017).

Agus mengatakan, uang rupiah bukan merupakan mata uang global yang mengalami internasionalisasi seperti dolar AS atau Yuan China. Namun, bukan berarti uang rupiah tahun emisi 2016 tidak diakui dunia sebagai uang Indonesia. Uang NKRI tahun emisi 2016, kata Agus, tetap merupakan uang sah negara Indonesia.

“Kalau di negara lain mereka tidak terima rupiah ya itu kebijakan negara itu, tetapi Indonesia punyai rupiah kalau seandainya mau belanja pakai rupiah akan diterima dengan baik,” ujar mantan menkeu yang sempat diperiksa KPK terkait korupsi e-KTP itu.

Sebelumnya, sebuah media massa nasional dan sebaran informasi di grup komunikasi WhatsApp menyebutkan, mata uang Garuda TE 2016 sulit ditukarkan di Singapura, Hong Kong, dan Arab Saudi. “Mata uang rupiah tahun emisi 2016 adalah rupiah yang sah di negara Indonesia,” ujar Agus.

Source : [inilah.com]

LEAVE A REPLY