Risma Tolak Tawaran Mega Maju Pilgub Jatim dan Tetap Memimpin Surabaya

0
73
Risma Triharini
Risma Triharini

Jakarta, Nawacita – Tri Rismaharini sudah menetapkan pilihan untuk tetap memimpin Kota Surabaya dan tidak akan maju di Pilgub Jatim 2018. Risma kemudian menceritakan momen dia menolak langsung permintaan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang ingin dia maju.

“Ibu (Mega) maunya saya (maju Pilgub Jatim), tapi saya enggak mau. Aku dipanggil sama ibu, sudah lama sekali,” kata Risma saat berbincang di Kantor detikcom, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Senin (17/7/2017).

Risma menyebut pertemuannya dengan Mega itu sudah berlangsung beberapa waktu lalu. Dia menceritakan bagaimana Mega mau mendengarkan penolakannya.

“Beliau mendengarkan yang kusampaikan. Waktu (ditawari jadi) menteri, waktu (ditawari maju Pilgub DKI), saya juga jelaskan. Tidak mungkin (saya) tinggalkan (Surabaya). Ini belum selesai,” ucapnya.

Risma juga bercerita tentang momen saat dia menolak jadi menteri di Kabinet Kerja Jokowi-JK. Penolakan itu dia sampaikan langsung ke Mega.

“Teman-teman minta ada perwakilan perempuan (di kabinet). Saat Jokowi menang, 1-2 hari kemudian, aku menghadap ke ibu (Mega). ‘Ibu, aku enggak mau’,” ujar Risma mengulang pernyataannya ke Mega.

Bagi Risma, posisinya sebagai Wali Kota Surabaya saat ini dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi warga. Beda dengan jadi menteri, dia bisa memberi arahan ke semua sektor.

Menurutnya, kerja sebagai wali kota juga tidak kalah berat. Risma merasa untuk bisa bermanfaat bagi warga, tak perlu harus melulu ‘naik’ ke jabatan yang selalu lebih tinggi.

“Ini bukan perkara naik kelas,” tegas Risma.

Sumber: detik

LEAVE A REPLY