Gus Ipul Kenang KH Hasyim Muzadi Sebagai Ulama Pemberdayaan Umat

0
168
Nawacita - Gus Ipul Wagub Jatim

Jakarta, Nawacita – KH Hasyim Muzadi wafat di usia 72 tahun. Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf berduka terhadap sosok ulama yang terlibat aktif dalam pemberdayaan umat hingga ulama yang getol menjembatani penyelesaian konflik di tingkat internasional.

“Kita berduka. Kita kehilangan seorang ulama yang selama ini ikut terlibat secara aktif dalam rangka pemberdayaan umat. Beliau sangat peduli, terutama terhadap nasib perekonomian umat,” kata Saifullah Yusuf di gedung negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Kamis (16/3/2017).

Wagub yang biasa disapa Gus Ipul mengatakan, KH Hasyim adalah seorang ulama yang mencoba berusaha sekuat tenaga ikut dialog antar iman, dan menghadirkan satu perdamaian dunia.

“Beliau ulama yang getol dan turun langsung ikut menjembatani konflik-konflik di daerah seperti di Thailan dan lain lainnya. Jadi beliau berusaha untuk menghadirkan suatu suasana yang damai di dunia ini,” tuturnya.

KH Hasyim juga dikenang sebagai ulama yang aktif dalam proses politik, untuk menjaga perdamaian Indonesia. “Menjaga NKRI (negara kesatuan Republik Indonesia), menjaga keutuhan Indonesia,” terangnya.

Gus Ipul mengenal KH Hasyim Muzadi sejak masa reformasi. Saat itu KH Hasyim menjadi Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, dan Gus Ipul menjadi Wakil Sekjen Pengurus Pusat Pemuda Ansor NU. Ketika KH Hasyim menjadi Ketua Umum PBNU, Gus Ipul menjadi Ketua Umum Pemuda Ansor.

“Saya mondar-mandir mengikuti kegiatan Gus Dur (almarhum KH Abdurrahman Wahid) dan sering kali saat Gus Dur ke Jatim, Kiai Hasyim sebagai ketua wilayah NU mendampingi, dan saya ikut keliling silaturrahmi,” katanya.

Ia menilai, KH Hasyim dan Gus Dur sebagai ulama yang sering bersilaturrahmi, untuk menyamakan frekuensi dengan para kiai-kiai. Berbeda dengan zaman sekarang, zaman kemajuan teknologi, yang penyampaiannya bisa melalu whatsapp (WA).

“Zaman dulu belum ada. Jadi penyampaian informasinya harus tepat baik agar tidak terjadi distorsi maka itulah, beliau dalam memperkuat ukhuwah secara langsung terutama pada kiai sepuh. Sehingga apa yang diperjuangkan tidak lepas dari apa yang diinginkan para kiai,” tuturnya.

sumber : detik.com

LEAVE A REPLY